News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Eksekusi Susno Duadji

Tampil di Youtube, Susno Mirip Nazaruddin

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Susno Duadji muncul di Youtube

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mantan Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji hingga kini masih dalam persembunyian setelah berstatus buron kejaksaan. Susno malah muncul di Youtube untuk menyampaikan pembelaannya.

Pengamat Hukum asal UIN Andi Syafrani mengatakan sebagai mantan penegak hukum, Susno seharusnya lebih mengerti perasaan sesama penegak hukum. "Tindakan dia di Youtube jelas seperti Nazaruddin yang sangat melecehkan posisi penegak hukum dan menciderai hukum Indonesia," imbuh Andi di Jakarta, Rabu (1/5/2013).

Andi mengungkapkan setelah melihat kronologis gagalnya eksekusi di Bandung dimana polisi ikut terlibat pengamanan Susno, ia pun menduga oknum Polri tahu dan terlibat dalam hilangnya jenderal bintang tiga itu. "Sejak di Bandung, Polri sudah memberikan perlindungan," imbuhnya.

Ia mengakui ada persoalan memang dalam kasasi MA menimbulkan interpretasi. Namun, yang nyata adalah putusan terhadap Susno harusnya dapat dieksekusi. "Sebagai mantan penegak hukum, harusnya Susno menyerah dan memberikan contoh dalam penegakan hkm yang baik," katanya.

Sebelumnya, Susno Duadji tiba-tiba muncul dalam Youtube. Melalui video berdurasi sepanjam 15.34 menit tersebut, Susno membantah ia telah membangkang atau menolak dieksekusi.

Susno juga menyoroti Menko Polhukam yang memerintahkan Jaksa Agung dan Kapolri mengeksekusinya. Ia menyebut, Menko Polhukan Djoko Suyanto mencampuri urusan peradilan.

Susno juga mengkritik Ketua Mahkamah Konstitus (MK) Akil Muchtar yang menyebut dirinya bisa dieksekusi.

Video tersebut dipublikasikan pada 29 April 2013. Pengupload mengatasnamakan Yohana Celia menuliskan 'Jangan tuduh aku membangkang justru aku berjuang menegakkan hukum, kebenaran, dan keadilan'.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini