News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Impor Daging Sapi

Pengacara Hilmi Aminuddin: Itu 'Jualannya" Fathanah Saja

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Majelis Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin usai diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013). Hilmi diperiksa oleh KPK terkait dugaan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan tersangka Ahmad Fathanah. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hilmi Aminuddin melalui pengacaranya, Zainuddin Paru keukeuh membantah adanya pertemuan petinggi PKS di Lembang guna membahas penambahan kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama.

Menurut Paru, hal itu hanya 'jualan' Ahmad Fathanah dalam menjalani aksinya menyakinkan pihak PT Indoguna mendapat jatah tambahan kuota impor daging.

"Jadi yang disampaikan Fathanah kepada orang lain, termasuk kepada Elda, bahwa ada pertemuan-pertemuan, ada keputusan, terus janji-janji dan sebagainya, itu kemudian dijual Fathanah ke mana-mana untuk mwendapat keuntungan dari itu," kata Paru di kantor KPK, Jakarta, Kamis (16/5/2013).

Paru menegaskan tidak mudah untuk bertemu Ustaz Hilmi Aminuddin sebagai Ketua Dewan Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurutnya hanya pucuk-pucuk pimpinan PKS yang dapat bertemu dan rapat bersama Hilmi.

"Jangankan Fathanah, kader-kader bahkan dengan pengurus PKS, tidak mungkin bertemu dengan Ustaz Hilmi. Yang pernah bertemu dengan Hilmi itu hanya pucuk-pucuk pimpinan," kata Paru.

Karena itu, lanjut Paru, tidak benar adanya rapat "Lembang" sebagaimana dikaitkan pada pembahasan kuota impor daging sapi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini