Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Kepolisian hingga saat ini belum mengetahui tempat-tempat yang dikujungi Sigit Indrajit selama dalam pelarian di Pulau Sumatera.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa kelompok teroris Mampang termasuk kelompok baru dan tidak tergabung dengan kelompok-kelompok teroris yang selama ini menjadi buruan Densus 88 Antiteror Polri.
"Kita belum tahu apa dalam rangka pulang kampung. Apa melakukan kegiatan sesuatu di daerah. Kita masih mengembangkan aktivitas sigit selama pelarian. Kan DPO dia hampir tiga minggu," kata Boy di Jakarta, Jumat (24/5/2013).
Jelasnya aksi yang akan dilakukan Sigit Cs terhadap Kedutaan Besar Myanmar di Indonesia diduga terkait masalah solidaritas di Rohinga karena ada pemberitaan terkait umat islam yang diperlakukan tidak adil. Untuk itu Sigit Cs membentuk kelompok teror.
"Mereka membentuk sendiri. Sigit membentuk baru lagi," ujarnya.
Kepolisian pun belum mengetahui sejumlah tempat yang dikunjungi Sigit. "Ya tempatnya mungkin tidak banyak yang jelas dia berasal dari suatu daerah. Yang jelas dia datang baru turun dari sebuah kapal yang datang dari arah Sumatara," ucapnya.
Sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri menangkap Seva Riano alias Asep dan Achmad Taufiq alias Ovie, Kamis (2/5/2013) di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di perempatan jalan menuju Bendungan Hilir. Setelah dikembangkan Densus 88 menemukan sejumlah barang bukti di sebuah rumah di Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan.
Kemudian, tim berlambang burung hantu tersebut bergerak ke Pamulang, Tangerang Selatan untuk memburu Sigit Indrajit. Tetapi sang buruan berhasil melarikan diri sebelum Densus 88 datang pada Jumat (3/5/2013) dini hari.
Setelah itu, ditangkaplah Sigit di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (22/5/2013) malam sekitar pukul 20.30 WIB ketika buronan tersebut turun dari kapal yang mengantarnya dari Sumatera. Kemudian aparat kembali bergerak ke Tangerang dan menangkap Rohadi beserta mengamankan sejumlah barang bukti bahan peledak, Kamis (23/5/2013).
Polisi Telusuri Tempat Pelarian Pentolan Teroris Mampang di Sumatera
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan