TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq dikabarkan menderita penyakit wasir. Karena itu, dirinya dibawa berobat ke dokter spesialis di Rumah Sakit RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Sudah dibawa ke RS Polri dengan dokter spesialis internis," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di Kantor KPK, Jl Rasuna said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2013).
Johan menjelaskan dokter di Kramat Jati sudah menyarankan supaya tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi di Kementan dan pencucian uang itu untuk operasi. Tetapi, Luthfi menolaknya.
"Dokter di Kramat Jati menyarankan untuk dioperasi, tapi LHI tidak mau, jadi kami kasih obat," kata Johan.
Sebelumnya, Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq, Zainuddin Paru menyambangi Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), untuk membesuk Luthfi. Menurut Zainuddin, saat ini kondisi kesehatan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tengah menurun.
"Dia kena hemoroid (wasir atau ambeien), dan itu sejak dia kuliah, sudah dari awal 1990," kata Paru di kantor KPK, Selasa (18/6/2013).
Lebih jauh Paru menuturkan, pihaknya sangat berharap, Luthfi yang tengah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur itu mendapatkan izin untuk dirawat, supaya tetap bisa mengikuti persidangan.
"Makanya diberikan kesempatan ke dokter, karena harus dirawat. Ini sudah stadium tiga, kalau stadium tiga itu, seharusnya dilakukan tindakan operasi," katanya.
Baca tanpa iklan