News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menkumham Tak Gegabah Pecat Kalapas Tanjung Gusta

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pekerja melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak pascakerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/7/2013). Dua hari pascakebakaran, Lapas Tanjung Gusta mulai melakukan perbaikan prasarana, sementara kunjungan warga terhadap napi ditiadakan hingga perbaikan selesai. TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Amir Syamsuddin meminta semua pihak bersabar menunggu hasil investigasi pengusutan penyebab kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

Karena itu, dirinya belum akan menuruti rekomendasi Ombudsman yang menyarankan pemecatan Kepala Lapas (Kalapas) Tanjung Gusta pasca insiden kerusuhan yang mengakibatkan korban jiwa sebanyak lima orang tersebut.

"Saya kira Presiden tugaskan Kapolri untuk mengusut hal itu terkait adanya tindak pidana disana, saya kira itu baik dengan investigasi disana," kata Amir ditemui wartawan di kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Amir menilai rekomendasi yang dikeluarkan Ombudsman itu seyogianya dilihat secara utuh. Pasalnya kata mantan Amir, insiden kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta tidak hanya dipicu masalah pelayanan semata.

"Lampu dan air hanya faktor di luar pemasyarakatan. Kalau mengenai apa yang terjadi saya tidak ingin mengulangnya lagi. Saya kira tidak ada hal baru lagi," ujarnya.

Hal terpenting kata dia lagi, situasi Lapas Tanjung Gusta saat ini sudah terkendali dan kembali kondusif. Situasi itu tak terlepas dari dukungan semua elemen masyarakat. Meski dia tak memungkiri turut prihatin dan berbelasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Saya bersukur semua terkendali kondusif, ini juga karena dukungan dari TNI dan Polri, dan tentunya warga binaan itu sendiri, Tapi jangan lupakan, kita kehilangan dua putra terbaik kita anak-anak Kemenkum HAM dan tiga anak binaan yang jadi pembantu di Lapas. Jadi mudah-mudahan kejadian serupa tidak akan terulang," ujar Amir.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini