News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lapas Tanjung Gusta Dibakar Napi

'Tragedi Lapas' Akibat Tunjangan Risiko Sipir Dihilangkan

Penulis: Srihandriatmo Malau
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Narapidana membersihkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/7/2013).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu penyebab terjadinya 'tragedi lapas' di Tanjung Gusta Medan maupun Lapas Kelas IIA Batam, Kepulauan Riau, adalah dihilangkannya tunjangan risiko untuk para sipir.

Itu dikatakan Catur Sapto Edy, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN. Karena itu, menurutnya, pemerintah harus mengembalikan tunjangan risiko untuk para sipir, agar kejadian serupa di lapas lain tidak terulang.

"Prinsipnya, menurut saya pemerintah harus mengembalikan tunjangan risiko untuk para sipir. Para sipir, sejak mendapatkan remunerasi, seperti orang kantoran yang lain, dan tunjangan risikonya hilang," ujar Ketua Fraksi PAN usai buka puasa bersama di kediaman Hatta Rajasa di Widya Candra, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2013).

Dengan dihilangkannya tunjangan, lanjut Catur, para sipir tidak punya motivasi untuk loyal dalam tugasnya. Padahal, sipir penjara selalu berhadapan dengan risiko yang besar dalam melaksanakan tugasnya.

"Mereka (sipir) banyak yang bilang semangatnya menurun, karena kesejahteraannya jauh memadai. Mereka bekerja penuh risiko, tapi tunjangannya dihilangkan oleh pemerintah," tuturnya.

"Sipir itu moralnya itu. Mereka menyatakan ke saya, apa bedanya dengan pegawai lain yang tidak ada risiko. Itu salah satu secara global," papar Catur. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini