News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Demokrat: Pasek Diam Saja Kalau Tidak Melanggar

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gede Pasek Suardika sedang memimpin sidang ketika pengumumannya pencopotan dirinya dari jabatannya sebagai Ketua Komisi III DPR di komplek Parleman DPR Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2013) Pasek diganti karena keiikutsertannya dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang dibentuk Anas Urbaningrum dan kedudukanya di komisi III di ganti oleh Ruhut Poltak Sitompul. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Demokrat Jhonny Allen meminta Gede Pasek Suardika untuk tidak berkomentar mengenai pemanggilan Dewan Kehormatan. Jhonny mengaku juga pernah dipanggil Dewan Kehormatan pada tahun lalu terkait Anas Urbaningrum.

"Dipanggil dewan kehormatan untuk klarifikasi, kalau dia tidak pernah melanggar ya diam saja," ujar Jhonny di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Jhonny menyarankan agar Pasek memenuhi undangan Dewan Kehormatan untuk mengklarifikasi mengenai Pergerakan Perhimpunan Indonesia (PPI).

"Kalau merasa kader partai yang datang, ini kan normatif saja. Pas masalah Anas kan saya juga dipanggil Wanhor," tuturnya.

Jhonny mengungkapkan sudah sepantasnya Dewan Kehormatan memanggil kadernya untuk mendapatkan informasi mengenai suatu permasalahan. Pemanggilan itu juga harus disikapi positif untuk pembinaan kader dan klarifikasi masalah.

"Itu protap bukan perasaan, masa orangtua tidak boleh ngomong anak. Itu (Pasek) yang selalu berpikir negatif menanggapi jadi kontraproduktif," ujarnya.

Mengenai pernyataan Pasek bahwa ada pihak yang memberikan informasi kurang tepat kepada SBY selaku Ketua Umum Demokrat, Jhonny mengatakan sudah tugas Dewan Kehormatan menyelidikinya.

"Kalau SBY mendengar sesuatu makanya Wanhor diminta untuk mengecek. Isi sms-nya juga positif mengingatkan kepada kader agar tidak ceroboh," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini