News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemerintah Butuh Rp 37 Triliun Perbaiki Angkutan Jalan Darat

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Memasuki H-5 Lebaran, pemudik yang akan mudik ke kampung halaman menggunakan angkutan darat sudah tampak memadati Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8/2013). Pihak terminal akan membuka posko pemeriksaan kesehatan sopir bus. Nantinya, sebelum keluar terminal, sopir bus akan dicek kesehatannya. Jika tak lolos, maka disarankan agar PO bus menggunakan sopir cadangan. (Tribun Jakarta/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan membutuhkan anggaran sebesar Rp 37 triliun untuk memperbaiki sarana dan prasana angkutan umum khususnya angkutan darat. Rencananya anggaran tersebut digunakan untuk memenuhi standar minimum pelayanan angkutan darat di kota-kota besar di Indonesia.

"Butuh dana sekitar Rp 30 sampai Rp 37 triliun membenahi sarana transportasi berbasis jalan di 86 kota besar Indonesia," ujar Wakil Menteri Perhubungan  Bambang Susantono di Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Bambang menjelaskan dari 86 kota tersebut terdapat 106 koridor. Dari 106 koridor tersebut dibutuhkan bus sekitar 28.620 unit.

"Dari 86 kota besar, kota Jakarta yang paling banyak jumlah penduduknya lebih dari 9,5 juta menggunakan angkutan darat," jelas Bambang.

Melihat jumlah penduduk kota Jakarta yang besar, Bambang menjelaskan butuh sekitar 3.000 bus untuk 30 koridor. Selain butuh armada yang banyak, Bambang menilai  teknologi dan interaksi sosial online juga dibutuhkan.

"Dengan adanya teknologi dan interaksi sosial online, transportasi jadi lebih terkait satu sama lain dan harus responsif terhadap permintaan," ungkap Bambang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini