News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rapimnas Partai Golkar

Pengamanan IT Pemilu Bisa dengan Konsorsium, Tapi Butuh Anggaran

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Sekjen (Wasekjen) Partai Golkar Nurul Arifin menerima penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2013). Rapat tersebut membahas rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2014.(Warta Kota/Henry Lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Golkar, Nurul Arifin, mengatakan konsorsium pengamanan IT Pemilu 2014 dengan pihak swasta memungkinkan dilakukan. Pertimbangannya adalah hal konsorsium tersebut melibatkan swasta
sehingga independensinya bisa dipercaya.

"Waktu itu kita mencoba mapping (pemetaan) ya. Waktu itu kan kita bikin konsorsium. Bisa dengan BPPT ataupun dengan perusahaan-perushaan swasta lah yang bisa mempunyai teknologi serupa. Artinya kalau swasta kan mungkin, independensinya bisa diperhitungkan," ujar Nurul di sela Rapimnas Partai Golkar di Hotel JS Luwansa, Ja
karta, Sabtu (23/11/2013).

Persoalannya adalah konsorsium tersebut membutuhkan anggaran dan itu adalah persoalan berat.

Soalnya, kata Nurul, anggaran sudah besar. Dengan demikian, pengajuan anggaran tentu akan menyita energi besar untuk merealisasikannya.

Mengingat keterbatasan tersebut, Nurul mengaku pengamanan IT Pemilu 2014 bisa menggunakan cara manual kemudian disempurnakan KPU dan pengawasan dari Bawaslu.

"Saya kira sudah cukup. Apalagi ada kalian-kalian kan media," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini