News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ratu Atut Tersangka

Natal, Ratu Atut Pilih Mengurung Diri di Sel

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka Ratu Atut Chosiyah meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2013). Gubernur Banten tersebut langsung ditahan KPK seusai menjalani pemeriksaan terkait dugaan suap terhadap Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar dalam sengketa Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Lebak, Banten. Kompas/Lucky Pransiska

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rutan Pondok Bambu menggelar beberapa acara untuk menyambut Hari Natal, Rabu (25/12/2013). Dan pihak rutan pun meliburkan jam kunjungan untuk narapidana dan tahanan.

Dan Gubernur Banten, Ratu Atut Choisiyah, yang menjadi penghuni baru rutan itu memilih berdiam diri di selnya, sel mapenaling (masa pengenalan lingkungan), saat sejumlah napi dan tahanan yang beragama Kristen merayakan Natal. "Atut enggak keluar," ujar seorang petugas Rutan Pondok Bambu, Elniwati, di depan rutan.

Menurutnya, Rutan Pondok Bambu memboleh napi dan tahanan untuk keluar dari selnya pada gelaran Misa dan beberapa acara hiburan di dalam rutan sejak siang hingga sore hari.

Namun, Atut tak tampak di luar sel untuk sekadar melihat acara hiburan.

Pihak Rutan Pondok Bambu meliburkan jam kunjungan napi dan tahanan pada Hari Natal kali ini. Karena itu, pantauan Tribunnews.com, belum seorang pun anggota keluarga Atut datang ke rutan tersebut.

Atut ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, sejak Jumat (20/12/2013). Ia bersama adiknya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, diduga menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar untuk pemulusan proses penanganan sengketa Pilkada Lebak di MK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini