News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jumhur Hidayat Mengaku Sudah Dipecat SBY

Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat saat mendeklarasikan Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/3014) lalu. Dalam acara tersebut ARM menyatakan akan mendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam pemilu 2014 mendatang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mengakui, dirinya kini sudah tidak lagi menjabat sebagai Kepala BNP2TKI. Ia mengungkap, dirinya sudah dipecat oleh Presiden SBY.  Terkait hal ini, Jumhur kemudian merilis ke wartawan, terkait pemberhentian dirinya.

Berikut isi  penjelasan Jumhur Hidayat yang disampaikan melalui BlackBerry Messenger;

"Ass.wr.wb Yth. Para Sahabat, bersama ini saya sampaikan bahwa Presiden RI telah memberhentikan saya sebagai Kepala Bnp2tki dan digantikan oleh Bapak Gatot Abdullah Mansur per tanggal 11 Maret 2014. Saya memohon maaf atas semua hal yang barangkali selama saya menjabat belum dpt memenuhi harapan Para Sahabat. Namun demikian, saya tahu bahwa Bapak Gatot Abdullah Mansur memiliki kredibilitas dalam mengurus TKI dan insya Allah akan lebih baik dari saya.

Secara khusus saya berterimakasih kpd Presiden RI yg telah mempercayakan saya utk menjadi Kepala Bnp2tki selama ini dan saya juga berterimakasih kpd Para Sahabat yg telah memberikan saran dan kritik yg tajam demi perbaikan pelayanan kpd TKI. Demikian saya sampaikan, semoga perjuangan kita mengangkat harkat dan martabat bangsa ini mendapat ridho dan berkah dari  Tuhan Yang Maha Kuasa... Aamiin.  Sekali lagi terimakasih  kepada Presiden RI dan Para Sahabat sekalian. Salam, Moh Jumhur Hidayat."

Sebelumnya diberitakan, Jumhur Hidayat secara terbuka menyatakan dukungannya kepada PDI Perjuangan. Pekan lalu, diawali di Taman Ismail Marzuki, Jumhur mendeklarasikan ormas Alisansi Rakyat Merdeka dan menyerukan untuk mendukung PDI Perjuangan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini