News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Kharakter Utama yang Harus Dimiliki Seorang Calon Presiden Menurut Survei

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda AR saat menyampaikam hal itu dalam jumpa pers hasil Survei Pakar bertajuk “Mengukur Kualitas Personal Para Kandidat Capres-Cawapres 2014”pada Minggu (23/3/2014) di JS Luwansa Hotel, Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Karakter Calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) berkarakter bersih dan jujur menjadi nilai paling penting dimiliki seorang tokoh yang akan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Juli mendatang.

Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda AR saat menyampaikam hal itu dalam jumpa pers hasil Survei Pakar bertajuk “Mengukur Kualitas Personal Para Kandidat Capres-Cawapres 2014”pada Minggu (23/3/2014) di JS Luwansa Hotel, Jakarta.  

Dia jelaskan, Karakter Capres bersih dan jujur mempunyai urgensi paling tinggi 59,7 persen. Kemudian, karakter peduli dan dekat dengan rakyat 57,7 persen, karakter tegas dan berani 54,4 persen karakter berpengalaman 49,8 persen dan capres berkarakter visioner juga cukup tinggi 49,3 persen.

Sedangkan karakter berpenampilan menarik hanya 26,7 persen. "Sehingga penampilan menarik bukan menjadi satu karakter yang terlalu penting sekarang ini," ungkap Hanta Yudha.

Lalu, terkait kemampuan apa yang harus dimiliki oleh seorang Capres, berdasarkan survei Pol-Tracking Institute, mengatasi masalah ekonomi dan kesejahteraan menjadi hal teratas yang dinilai harus dimiliki Capres.

Kemudian, menegakkan hukum dan memberantas korupsi, serta mengatasi masalah keamanan dan masalah HAM dan Masalah kerusakan lingkungan.

"Kemampuan capres dalam mengatasi problem ekonomi dan kesejahteraan 46,54 persen dan menegakkan hukum dan memberantas korupsi 36,03 persen dianggap publik sebagai kemampuan paling penting," tegasnya.

Budi Malau

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini