TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapa sosok pria asal Indonesia di Youtube yang berpakaian serba hitam dan mengenakan surban hitam dengan didampingi tiga WNI bersenjata laras panjang yang mengajak masyarakat Indonesia berjuang bersama ISIS?
Kapolri Jend Sutarman telah menyebut pria tersebut berinisial B yang tak lain anak buah kelompok teroris Poso pimpinan Santoso.
Namun peneliti terorisme Ridlwan Habib menyebut, pria yang mengaku namanya Abu Muhammad Al Indonesiy tersebut adalah Bahrumsyah.
"Namanya Bahrumsyah. Dia pakai nama Abu Muhammad itu adalah nama anaknya, ," jelas Ridlwan dalam perbincangan dengan Tribunnews.com di Jakarta, Selasa (5/8/2014) malam.
Ridlwan Habib yang merupakan alumnus S2 Kajian Stratejik Intelijen Universitas Indonesia (UI) mengatakan, Bahrumsyah yang ia sebut tersebut bukan anak buah Santoso.
"Bahrumsyah itu belum terlibat aksi terorisme. Dia terakhir berguru ke ustaz Amman Abdurrahman," jelas Ridlwan.
Ridlwan dapat memastikan bahwa pria yang berbicara dalam video yang disebarkan melalui youtube tersebut adalah Bahrumsyah, setelah ia berkomunikasi dengan teman-teman Bahrumsyah.
"Mungkin B yang dimaksud Kapolri, itu salah satu dari tiga orang yang menemani Bahrumsyah," lanjutnya.
Bahrumsyah yang ia maksud ini pernah menempuh kuliah di UIN Ciputat tahun 2004. Namun ia tidak menyelesaikan kuliahnya lantaran lebih tertarik bergabung dengan kelompok-kelompok militan muslim.
Awalnya ia bergabung dengan kelompok Abu Jibril di Ciputat. "Terakhir Bahrumsyah berguru ke Ustaz Amman Abdurahman yang terlibat bom Cimanggis 2004 dan Jantho. Amman kini berada di Lapas Nusakambangan," lanjut Ridlwan.
Baca tanpa iklan