News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prahara Partai Golkar

Munas 2015 Bukan Keputusan Munas Ke-9 Partai Golkar

Penulis: Abraham Utama
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi Partai Golkar Indra J Piliang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Balitbang Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar Indra J Piliang menyatakan rencana pelaksanaan musyawarah nasional (munas) partainya pada 2015 bukanlah keputusan melainkan rekomendasi munas ke-8 tahun 2009.

"Rekomendasi Munas ke-8, untuk efektivitas Partai Golkar, kepengurusan diperjanjang hingga 2015. Ini bukan keputusan munas," ujarnya di kantor Tribunnews, Kamis (14/8/2014) siang.

Ia berkata, hal tersebut sebenarnya dikatakan Jusuf Kalla yang mengakhiri masa jabatan ketua umumnya pada Munas ke-8 tersebut.

Mengulangi perkataan JK, Indra menjelaskan rekomendasi tersebut merupakan upaya agar calon presiden yang nantinya akan mereka usung tidak merugi. Untuk itulah, masa jabatan ketum dimajukan atau dimundurkan enam bulan dari bulan Oktober.

Karena derajat rekomendasi tidak lebih tinggi dibandingkan Anggaran Dasar Partai Golkar, Indra mengatakan rekomendasi tersebut tidak dapat dijadikan sebagai acuan dasar kapan Munas ke-9 digelar.

"Rekomendasi bukan ketetapan atau keputusan Munas karena tidak ditandatangani pimpinan sidang," katanya.

Yang seharusnya menjadi pegangan, menurutnya, adalah Anggaran Dasar Pasal 30 yang menyebut, Munas adalah pemegang kedaulatan tertinggi Partai Golkar yang diadakan sekali dalam lima tahun.

Belakangan ini terjadi perbedaan pendapat di kalangan internal Partai Golkar terkait waktu pelaksanaan Munas ke-9 Partai Golkar. Mayoritas mendukung Munas digelar tahun 2015 sementara beberapa kader menginginkan Munas diadakan Oktober mendatang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini