News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

PKS Yakin 90 Persen PAN dan PPP Tetap Gabung Koalisi Merah Putih

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KOALISI MERAH PUTIH - Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakilnya Hattarajasa bersama deklarasi terbentuknya koalisi permanen Merah Putih . Koalisi ini terdiri dari tujuh partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, PPP, PAN, PKS, Partai Demokrat dan PBB di Tugu Proklamasi Jakarta, Pusat, Senin (14). Prabowo, berkeyakinan bahwa koalisi permanen Merah Putih akan mampu mengawal Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan pemerintahan yang efisien dan stabil. Warta Kota/henry lopulalan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Semarang, Jawa Tengah. Kehadiran dua partai itu menimbulkan reaksi dari Kubu Jokowi-JK serta Koalisi Merah-Putih.

Presiden Terpilih Joko Widodo bahkan menyebutkan peluang PAN dan PPP bergabung dalam pemerintahan mencapai 80 persen. Namun, Koalisi Merah Putih tetap yakin kedua partai itu tidak berputar halauan.

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan kedua partai tersebut tetap hadir dalam rapat rutin koalisi merah putih. "Kalau Pak Jokowi bilang yakin 80 persen. Kami 90 persen yakin  PAN dan PPP tetap di Koalisi Merah Putih," kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Hidayat mengatakan keyakinan dirinya terhadap PAN dan PPP tetap di koalisi merah putih bukanlah omong kosong.

"PAN menegaskan kehadiran mereka di PDIP hanya silaturahmi dan tidak mengubah sikap politik," tuturnya.

Ia pun meminta agar kubu Jokowi-JK tidak mengganggu koalisi merah putih. Pasalnya, koalisi merah-putih dibentuk untuk memperkuat demokrasi dan melakukan pengawasan dengan profesional.

"Bukan asal beda lalau baik kita dukung, kalau tidak baik dikritisi," katanya.

Mengenai ketidakhadiran PKS di Rakernas, Mantan Ketua MPR itu  yakin PDIP mengetahui agenda partainya.

"PDIP pasti tahu kami punya agenda yang kemarin silatnas jadi kami hormati kita," tutur Hidayat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini