News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

RUU Pilkada

Ahok Anggap Pilkada Melaui DPRD, Kemunduruan

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang karib disapa Ahok mengaku kecewa dengan hasil sidang paripurna DPR yang mengesahkan RUU Pilkada mengenai perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah.

Ahok mengatakan dikembalikannya pemilihan kepala Daerah ke DPRD, merupaka suatu kemunduran bagi demokrasi di Indonesia.

“Yah mau kecewa atau tidak, biar rakyat yg menilai. Ya kalau saya pribadi sih anggap ini satu hal yang mundur,” ujar Ahok di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Ahok mengaku pasrah dengan hasil tersebut, dalam demokrasi yang menganut keterwakilan, kehendak rakyat dapat berbeda dengan kehendak mayoritas anggota legislatif.

Oleh karenanya Ahok dengan tegas mengatakan bahwa suara legislatif tidak merepresentasikan suara rakyat. "Ya itulah demokrasi kita, memang begitu. Anggota DPR RI putuskan seperti itu ya, ya begitu hasilnya, mau bilang apa lagi. Haknya mereka,” ujar Ahok

Ahok merupakan salah satu dari sekian banyaknya kepala daerah yang  secara terang-terangan menolak Pilkada melalui DPRD. Bahkan Ahok rela keluar dari partainya, karena ketidaksetujuannya tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini