News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabinet Jokowi JK

WNI Ikut Wajib Militer, Menlu Panggil Dubes Singapura

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi (tengah) membahas program kerja Kabinet Kerja di kantor Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2014). Acara yang di hadiri oleh wakil menteri dan penjabat kemetrian ini Retno meminta diplomat Indonesia lebih aktif dalam ekonomi dan harus blusukan. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan dirinya telah memanggil Duta Besar Singapura untuk Indonesia terkait adanya informasi Warga Negara Indonesia (WNI) mengikuti wajib militer (wamil) di Singapura.

"Kami sudah memanggil Dubes Singapura yang ada di Jakarta," ujar Retno usai menghadiri rapat kabinet di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2014).

Retno mengatakan, saat memanggil Dubes Singapura pihaknya menyampaikan apa yang menjadi perhatian khusus Indonesia sehubungan dengan kasus tersebut.

"Kami sudah menyampaikan concern kami, dan sekarang kami akan coba selesaikan supaya ada pemahaman seterusnya," ucap Retno.

Seperti diberitakan sebelumnya, informasi adanya dua WNI yang mengikuti wajib militer di Singapura dibenarkan oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko. [BACA: Langkah Panglima TNI Diacungi Jempol]

Diketahuinya ada dua WNI yang ikut wajib militer itu ketika tengah mengikuti kegiatan latihan bersama antara prajurit TNI dengan militer Singapura di Magelang, Jawa Tengah.

Moeldoko menjelaskan, aturan pemerintah Singapura memang mewajibkan WNI yang menjadi permanent resident untuk mengikuti kegiatan wajib militer. Jika tidak diikuti, maka ancamannya yakni hukuman penjara.

"Memang ada kesengajaan. Kalau mereka enggak ikut wajib militer, mereka akan masuk penjara," ujar Moeldoko seusai pertemuan dengan Menteri Pertahanan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (13/11/2014). [BACA JUGA: Panglima TNI Minta Prajuritnya Dilepaskan].

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini