News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Kapolri

‎PDI Perjuangan Minta Penjelasan Jokowi Terkait Pergantian Budi Gunawan

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2014 secara online, di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2015). WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan tidak mempersoalkan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri. Sebelum diajukan, PDI Perjuangan melihat ada permasalahan yang belum selesai.

"Ketika Presiden kirim surat kepada DPR untuk memproses BG (Budi Gunawan), proses itu belum tuntas. Proses masuk ke DPR lalu balik ke Presiden, dan Presiden ganti," kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto di DPR, Selasa (24/3/2015).

Masalah yang mengganjal sampai sekarang, sambung Bambang, Presiden Jokowi belum memberikan alasan pergantian calon Kapolri tersebut.‎ Sehingga, PDI Perjuangan tetap meminta Jokowi memberikan alasan tersebut.

Bambang menuturkan pihaknya belum menentukan sikap mendukung atau memilih Badrodin Haiti. PDI Perjuangan akan meminta Jokowi menyelesaikan masalah ketatanegaraan dalam pencalonan Budi Gunawan.

"Apakah adinda tidak mau republik ini diatur dengan tata perundang-undangan yang jelas. Semua harus ikut rel itu, enggak boleh semau gue. Kami minta penjelasan Presiden bagaimana BG," ujarnya.

Mengenai prosedur formal, Bambang mengatakan Komisi III DPR RI akan bersurat ke Presiden Jokowi melalui pimpinan DPR.

"Kalau itu prosedur biasa saja bisa manggut-manggut tapi ini bukan masalah setuju tidak setuju‎. Masalah prosedur perundang-undangan," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini