News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kisah Tragis Angeline

Anggota DPR: Pelaku Pembunuh Angeline Tidak Berperikemanusiaan

Penulis: Ferdinand Waskita
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolda Bali dan staff langsung turun ke TKP ditemukannya jenazah Angeline yang dikubur dihalaman rumahnya di jalan sedap malam, Denpasar, Rabu (10/6/2015). Angeline bocah 8 tahun yang hilang ini ditemukan di rumahnya dengan kondisi tak bernyawa. TRIBUN BALI/RIZAL FANANY

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR RI mengapresiasi keberhasilan dan kesungguhan kepolisian RI dalam mengungkap kasus kematian Angeline.

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Daulay mengingatkan dengan ditemukannya jenazah Angeline, diharapkan dalam waktu dekat orang yang melakukan kekerasan dan pembunuhan tersebut akan segera terungkap.

Dengan demikian, para pelakunya bisa dituntut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya melihat tindakan ini adalah tindakan tidak berperikemanusiaan. Wajar jika banyak anggota masyarakat yang menginginkan agar pelakunya dijatuhi hukuman berat," kata Saleh melalui pesan singkat, Kamis (11/6/2015).

Saleh menegaskan Angeline yang baru berumur 8 tahun dipastikan tidak bersalah.

Anak-anak seusia tersebut dinilai tidak mungkin melakukan kesalahan besar yang menyebabkan dia harus terbunuh. Pada umumnya, kenakalan anak-anak seusia tersebut masih bisa dipahami dan dimaafkan.

"Anak-anak dalam usia tersebut semestinya diberi waktu yang cukup untuk belajar dan bermain. Kalaupun sesekali agak sedikit nakal, mereka masih bisa dinasehati dan diajari dengan baik," ujarnya.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran dan cermin bagi orang-orang tua lain. "Anak-anak mesti diperlakukan dengan baik dan mereka berhak mendapat cinta dan kasih sayang. Ke depan, kejadian seperti ini diharapkan tidak boleh terulang kembali," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini