News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jenazah Koruptor Tak Perlu Disalatkan? Ini Komentar Menteri Agama

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (ketiga kiri) dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan) pada pembukaan Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Muktamar Satu Abad Aisyiyah di Lapangan Karebosi Makassar, Sulsel, Senin (3/8). Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Muktamar Satu Abad Aisyiyah akan berlangsung 3-7 Agustus 2015 dengan agenda pemilihan Pimpinan Pusat dan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menilai munculnya wacana jenazah koruptor tidak perlu disalatkan sebagai bentuk kegeraman masyarakat terhadap para koruptor.

"Sebenarnya wacana itu ingin menegaskan bahwa perlu ada sanksi moral oleh masyarakat pada koruptor. Itu sebagai wujud komitmen memerangi tindak pidana korupsi, jadi mungkin karena masyarakat sudah begitu geram, sudah begitu murkanya sampai muncul wacana seperti itu koruptor tidak perlu disalatkan," ungkap Lukman di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2015).

Meskipun demikian, menurut Lukman, selaku pemerintah bukan wewenang dirinya untuk menghukum seorang koruptor secara agama. Menurutnya wacana tersebut menjadi wilayahnya para ulama untuk menyikapinya.

"Saya kan wakil pemerintah, tentu bukan domain saya, bukan otoritas saya untuk menghukum ini secara syar'i, menghukum secara agama, karena ini wilayah ulama. Jadi tentu Ormas-ormas besar seperti Muhammadiyah, NU yang banyak memiliki ulama, itu jauh lebih memiliki kewenangan untuk menyikapi wacana ini," ungkapnya.

Seperti diketahui wacana jenazah koruptor tidak perlu dishalatkan muncul dalam Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar yang dilontarkan Pemuda Muhammadiyah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini