News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pedagang Mogok, Jokowi Isyaratkan Impor Daging

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tulisan kekesalan pedagang daging sapi terpasang di los daging di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2015). Semua pedagang daging sapi menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah segera menstabilkan harga daging sapi yang selama ini semakin tinggi. Mereka menduga adanya dalang mafia daging di balik tingginya harga. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengisyaratkan pemerintah akan melakukan impor daging untuk mengantisipasi kelangkaan daging di pasar yang mengakibatkan sejumlah pedagang mogok berjualan.

"Sebentar lagi akan kami datangkan, sudah, yang murah," ujar Presiden Jokowi di Hotel Sahid Jakarta, Senin (10/8/2015).

Presiden Jokowi justru mencurigai adanya permainan daging dengan tujuan agar pemerintah melakukan impor daging. Presiden meyayangkan Jika benar ada permainan tersebut.

"Pertanyaan saya kalau kita impor banyak, harga daging bisa turun menjadi Rp 100 atau Rp 90 ribu enggak? Saya ingin bandingkan harga di negara lain, bisa Rp 50 ribu, bisa Rp 45 ribu," ucap Jokowi.

Presiden Jokowi kembali mengancam para mafia yang bermain di komoditas daging agar berhati-hati. Sebab, Undang-Undang memiliki sanksi tegas bagi para mafia daging.

"Ada Undang-Undang pangan, jadi hati-hati," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Diberitakan sebelumnya, sejak kemarin pedagang daging sapi di sejumlah kota di Indonesia mogok berjualan karena harga daging yang terus membubung tinggi. Mereka mengancam akan mogok jualan daging hingga sepekan jika harga sapi tidak turun dan stok daging sapi dalam negeri mencukupi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini