TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Â Penggeledahan kantor Pertamina Foundation terkait kasus dugaan korupsi sejumlah program CSR (corporate social resposibilty) yayasan tersebut pada 2012-2014, di antaranya program "Menabung 100 Juta Pohon".
"Terkait CSR Pertamina," kata Direktur II Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor E Simanjuntak, di lokasi, kantor Pertamina Foundation, Jalan Sinabung II, Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sejak Selasa (1/9/2015) siang.
Menurutnya, program CSR Pertamina Foundation yang diduga terjadi pelanggaran yakni, gerakan "Menanam 100 Juta Pohon", Sekolah Sobat Bumi, beasiswa Sobat Bumi dan sekolah sepak bola Pertamina.
Khusus untuk program Menabung 100 Juta Pohon yang dicanangkan 2011-2015 diduga terjadi pidana korupsi pada 2012-2014 dengan nilai proyek lebih Rp200 miliar dan potensi kerugian negara Rp126 miliar.
Diketahui, saat program tersebut berlangsung, calon pimpinan KPK, Nina Nurlina Pramono menjabat sebagai Ketua dan Direktur Eksekutif yayasan Pertamina Foundation.