News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Pelindo II

PKS: PDIP Bisa Bisikkan ke Jokowi soal Pencopotan RJ Lino

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivitas bongkar muat di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jateng, Jumat (6/6/2014). PT Pelabuhan Indonesia III membeli 11 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) dari Konecranes Finland Corporation senilai kurang lebih USD 24,28 juta. Alat tersebut rencananya akan dipergunakan untuk memperkuat Terminal Petikemas Semarang (TPKS) di Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PKS Refrizal mempertanyakan kebijakan PT Pelindo II bekerjasama dengan perusahan Hong Kong Hutchinson Port Holdings (HPH) dalam mengelola pelabuhan JICT.

Kerjasama itu dilakukan melalui perpanjangan konsesi oleh Direktur Utama Pelindo II RJ Lino.

"Saya sepakat bahwa crane harus dikelola sendiri, kenapa Pelindo berkerjasama dengan Hutchinson? Ini perlu didalami apa untung ruginya. Kalau rugi ini tentu kita dalami lagi," kata Refrizal di ruang rapat Pansus Pelindo II, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Anggota Pansus Pelindo II itu menuturkan persoalan jabatan RJ Lino sebenarnya tergolong mudah. Hal itu bisa dilakukan oleh Fraksi PDI Perjuangan sebagai partai pendukung Presiden Joko Widodo.

"Masalah Lino, PDIP bisik-bisik ke presiden untuk memerintahkan menteri Rini (BUMN) untuk ganti Lino, itu saja selesai persoalannya. Itu gampang sekali," tuturnya.

Anggota Komisi VI itu yakin Menteri BUMN Rini Soemarno akan patuh terhadap perintah Jokowi.

"Masa Rini tidak patuh dengan Jokowi sebagai presiden, yang hebat itu bukan Lino, tapi Jokowi. Persoalan Lino itu kecil lah," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini