News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilkada Serentak

Jokowi Ingatkan Aparat Keamanan Tidak Jadi Pemadam Kebakaran

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta aparat keamanan dan penegak hukum bersiaga menjaga keamanan jalannya Pilkada 9 Desember 2015.

Presiden Jokowi tidak ingin keberadaan aparat keamanan dan penegak hukum layaknya pemadam kebakaran.

"Jajaran aparat keamanan, saya minta untuk siap sedia menjaga. Aparat keamanan jangan berperan seperti pemadam kebakaran. Petakan. Lakukan langkah antisipasi supaya ganguan pada pilkada bisa dicegah," kata Presiden Jokowi dalam Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2015, di Eco-Park, Ancol, Jakarta, Kamis (12/11/2015).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga memerintahkan, kalau ada embrio yang berpotensi untuk menganggu pelaksanaan Pilkada, untuk segera lakukan pencegahan-pencegahan yang antisipatif.

"Jangan sampai yang kecil menjadi besar. Jangan sampai embrio yang kecil membesar, kita semua malu, kok kita tidak bisa lakukan pencegahan. Karena apapun mestinya, sekecil apapun baik, kapolres, Kejari, Dandim, Danrem, Kajati, Polda, Pangdam, semuanya, bisa memproteksi, pencegahan secepat-secepatnya sebelum embrio itu besar," ujar dia.

Lebih jauh Jokowi juga meminta intelejen di daerah melakukan deteksi dini dan pencegahan dini potensi selama Pilkada ini berlangsung.

Kepada KPU dan Bawaslu, Jokowi menginginkan dapat memastikan hak-hak politik rakyat terpenuhi.

Selain itu penyelenggara Pemilu dapat bertindak profesional dan independen supaya pilkada berjalan jujur dan adil.

"(KPU dan Bawaslu) Lakukan kordinasi terus dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah, agar Pilkada berjalan lancar. Terutama untuk DPT, kampaye, logistik, pengamanan pemilihan dan pacsapemungutan suara. Karena dalam pertandingan politik yang sehat, harus ada aturan yang jelas dan wasit yang profesional," kata Presiden.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini