News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jusuf Kalla Minta Acara TV dan Radio Menyenangkan dan Berbobot

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas tentang dana Bantuan Sosial (Bansos) di Kantor Presiden Jakarta, Jum at (27/11/2015). Menurut Jokowi, perlu ada kejelasan mengenai penggunaan dana bansos. Apalagi, dana tersebut tersebar di sejumlah kementerian. Sehingga, diharapkan tidak tercampur dengan belanja barang. TRIBUNNEWS.COM/Kris/Setpres

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Acara TV dan radio disiarkan menggunakan frekuensi publik.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan bahwa menggunakan sesuatu yang milik publik maka acara yang disiarkan harus berkualitas.

"Harus menyenangkan tapi juga harus berbobot. Kalau tidak itu menyalahgunakan milik publik," ujar Jusuf Kalla dalam sambutannya pada acara Anugrah KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) di Wisma Citra, Jakarta Selatan, Rabu (2/12/2015).

Untuk acara-acara yang dianggap telah menyalahgunakan frekuensi publik, maka pemerintah melalui KPI dapat menindak tegas.

Tidak hanya untuk acaranya, bahkan pemeritah bisa menindak stasiun TV maupun stasiun Radio.

"Tiap sepuluh tahun (kita evaluasi), siapa yang tidak baik, kita dapat menghentikan hak-hak itu, mencabut," ujarnya.

Di hadapan para undangan yang merupakan perwakilan dari berbagai stasiun TV dan radio, ia mengimbau agar frekuensi publik dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini