News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Operasi Tangkap Tangan KPK

KPK Sita SK Pengangkatan, 10 HP dan 2 Hard Disk Komputer

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kasubdit Pranata Perdata MA Andri Tristianto Sutrisna memakai rompi tahanan usai diperiksa penyidik KPK, di gedung KPK, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2016). Andri bersama dua tersangka lainnya yaitu pengusaha Ichsan Suaidi dan pengacara Awang Lazuardi Embat ditangkap KPK pada saat operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap upaya penundaan salinan putusan kasus korupsi di tingkat kasasi di MA. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita 10 buah telepon seluler milik bekas Kepala Sub Direktorat Kasasi Perkara Perdata, Andri Tristianto Sutrisna.

Telepon seluler tersebut disita usai menggeledah ruangan Andri di lantai lima gedung Mahkamah Agung.

Selain seluler, KPK juga menyita beberapa barang miik Andri.

"Dari lokasi penyidik menyita dokumen berupa SK pengangkatan tersangka dan barang elektronik berupa HP sebanyak 10 buah dengan 3 sim card, 1 external hard disk dan 1 hard disk laptop," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jakarta, Senin (15/2/2016).

Menurut Yuyuk, penggeledahan di MA berlangsung sekitar 2,5 jam dan dimulai pukul 08.30 WIB.

Mahkamah Agung sendiri membenarkan penggeledahan tersebut.

Juru Bicara MA, Suhadi, mengatakan geledah tersebut sudah selesai pukul 11.00 WIB.

"Sudah dilakukan tadi pagi. Sampai jam 11.00 WIB," kata Suhadi saat dihubungi terpisah.

KPK sendiri ternyata hanya menggeledah ruangan Andri.

"Ruangan pejabat yang bersangkutan yang dinyatakan sebagai tersangka itu," tukas Suhadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini