News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi ke Hambalang, PDIP: Itu Perhatian Presiden Lanjutkan Program Pemerintah Sebelumnya

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristyanto mengatakan bahwa kunjungan Presiden Joko Widodo ke proyek Hambalang merupakan sikap yang baik untuk melanjutkan kebijakan sebelumnya.

"Jadi apa yang dilakukan Jokowi datang ke Hambalang adalah sebuah perhatian dari pak Jokowi untuk melanjutkan bahwa apa pun dari kebijakan sebelumnya," kata Hasto di GOR Jakarta Barat, Minggu (20/3/2016)

Dikatakannya tinjauan tersebut bukan dalam rangka untuk memberikan sindiran terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Jadi yang tidak baik mana yang baik untuk dilanjutkan atau kurang baik itu coba dipraktekan," imbuh dia.

Hasto mengatakan bahwa SBY yang pernah mengkritik Jokowi saat melakukan Tour De Java, agar dapat membangun demokarsi yang sehat antarpresiden dan mantan presiden.

Serta tidak saling melontarkan hal-hal yang tidak perlu.

"Pak SBY sendiri yang menyatakan bahwa berpolitik itu harus santun dan tidak saling menyerang. Pak Jokowi datang dengan politik yang santun dan menyatakan bahwa apa pun persoalannya harus diselesaikan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya bisa mengelengkan kepala setelah melihat langsung kondisi wisma atlet di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor yang saat ini kondisinya terbengkalai.

Selain kondisi bangunan yang telah rusak karena pembangunannya berhenti sejak 2012 lalu, Jokowi juga prihatin dengan banyaknya barang yang hilang akibat dicuri orang.

Usai berkeliling ke beberapa bangunan yang telah berdiri di lahan seluas 33 hektar tersebut, Jokowi hanya menggelengkan kepala untuk mengekspresikan kekecawaannya.

"Saya tadikan hanya gini-gini saja (geleng-geleng kepala), ini juga kenapa kami ingin segera memutuskan karena biaya pengamanan, perawatan, perwatan juga gede banget bulannya, BUMN yang menangani ini sudah mengeluh," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini