News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jika Ingin Ubah Citra Partai, Harus Ada Transparansi pada Munaslub Golkar Mendatang

Penulis: Valdy Arief
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Peneliti Senior Center of Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Senior Center of Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi berpendapat, harus ada keterbukaan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar pada Mei mendatang jika ingin mengubah citranya.

Saat ini, sebut Kristiadi, publik masih memandang Partai Golkar sebagai entitas politik yang sarat dengan politik uang pada setiap pemilihan ketua umumnya.

"Harus ada transparansi siapa yang menentukan siapa berhak hadir dalam Munas itu. Tata tertib dan proses pemilihan juga harus transparan," kata Kristiadi dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Selain itu, Peneliti CSIS itu menuturkan, harus ada tim indipenden yang mengamati jalannya Munas. Tim itu harus diberi akses seluas mungkin untuk memastikan tidak ada politik uang selama proses pemilihan pimpinan baru partai berlambang beringin.

Menurut Kristiadi, jika Munaslub mendatang masih seperti sebelumnya, hasil pemilihan ketua umum tidak akan mendapat pengakuan publik.

"Legitimasi yang didapat dari Munas yang berlangsung secara tertutup, tidak akan mendapat legitimasi dari publik," katanya.

Sebagai informasi, mulai 7 Mei 2016 Partai Golkar akan melaksanakan Munaslub di Bali untuk memilih ketua umum baru.

Munaslub itu diadakan sebagai upaya rekonsiliasi partai warisan orde baru itu, setelah terjadi dualisme kepemimpinan selama hampir dua tahun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini