News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Yasonna: Daripada Saya Ditimpukin Batu, Lebih Baik Saudara Saya Timpukin Batu

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly memberikan keterangan kepada para awak media mengenai beberapa isu terkini, usai memberikan arahan dan pemantapan kepada kepala lapas dan rutan seluruh Indonesia di Graha Pengayoman, Kementerian Hulkum dan HAM, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) tidak kunjung selesai.

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly mengaku malu akan hal tersebut.

"Kita tinggal ditimpukin batu, daripada saya ditimpukin batu, lebih baik saudara saya timpukin batu," kata Yasonna dalam kuliah umumnya, di hadapan taruna kedinasan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), di gedung Graha Pengayom, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2016).

Kata dia negara sudah berkomitmen untuk memberantas narkoba.

Pertemuan antar pejabat Kemenkumham terutama di lingkungan pemasyarakatan, kerap dilakukan.

Pesan untuk memberantas narkoba pun sudah berkali-kali digaungkan.

Siapapun yang terlibat langsung dipecat.

Yasonna mengaku bahkan dirinya juga sampai merekomendasikan ke penegak hukum untuk mempidanakan anak buahnya itu.

"Saya tidak main-main siapa saja, kalau saudara menodai pekerjaan kita, membuat Kumham malu, tidak cukup dipecat, harus periksa, tidak cukup dipecat, tanggungjawab, (proses) pidana harus ada," katanya.

Namun hal itu seperti tidak berarti. Dari berbagai pengungkapan kasus narkoba, diketahui banyak petugas maupun pejabat lapas yang terlibat.

Terakhir pada Maret lalu, terbongkar bahwa Lapas di Deli Serdang, Sumatera Utara, menyediakan ruangan mewah untuk narapidana kasus narkoba.

Ia juga akui, berbagai kasus yang terjadi sudah menjatuhkan citra Kementerian di mata masyarakat.

Bahkan bukan tidak mungkin masyarakat mengidentikan Kemenkumham dengan narkoba.

"Kerja di mana, oh di Kumham ya, yang narkoba itu," katanya.

Ia meminta para taruna-taruna yang datang ke gedung Graha Pengayom, untuk menjaga inegeitas dan idealismenya sepanjang waktu.

Karena buruknya kinerja sebagian orang di Kemenkumham, bisa mempermalukan semua orang di kementerian.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini