News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prahara Partai Golkar

Timses Akom Mengaku Tak Ada Suap dan Pertemuan dengan Pengurus Daerah

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Ketua Umum Partai Golkar Aziz Syamsuddin, Mahyudin, Setya Novanto, Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, dan Priyo Budi Santoso menunjukkan nomor urut di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (7/5/2016). Nomor urut tersebut akan digunakan oleh calon ketua umum pada saat pemilihan di acara Munaslub Partai Golkar di Bali pada 15 Mei mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Politikus Golkar Bambang Soesatyo membantah adanya pertemuan calon ketua umum Golkar Ade Komarudin dengan pengurus daerah. Bambang merupakan anggota tim sukses Ade Komarudin di Munaslub Bali.

"Tidak ada suap dan tidak ada pertemuan. Saya jamin itu," kata Bambang melalui pesan singkat, Rabu (11/5/2016).

Bambang mengatakan tim hukum Ade Komarudin akan mengambil langkah hukum atas fitnah suap tanpa bukti tersebut.

"Kalau ada pihak yang menuding ada suap tanpa bukti. Saat ini juga akan kami laporkan ke penegak hukum. Termasuk tim etik," kata Ketua Komisi III DPR itu.

Sebelumnya, Komite Etik Munaslub Golkar melakukan operasi terhadap salah seorang calon ketua umum Golkar.

Calon Ketua Umum Golkar tersebut terpergok bertemu pimpinan DPD I Kalimantan Barat di Hotel Grand Melia, Jakarta sekitar pukul 12.00-13.00 WIB, Selasa (10/5/2016).

"Jadi mereka foto juga dan ini melanggar aturan. Karena sudah kami beritahukan bahwa sejak 7 Mei 2016 tidak boleh ada pertemuan-pertemuan di luar," kata Wakil Ketua Komite Etik Lawrence Siburian ketika dikonfirmasi, Selasa (10/5/2016).

Tetapi, Lawrence enggan mengungkapkan identitas calon ketua umum Golkar itu. Ia masih merahasiakan

Lawrence mengingatkan seluruh calon ketua umum Golkar tidak bertemu peserta. Bahkan, seluruh calon ketua umum tidak dapat bertemu dengan Komite Etik.

Ia menuturkan calon ketua umum dapat bertemu di area yang telah ditentukan yakni kampanye Medan, Surabaya dan Bali. Lawrence pun meminta semua pihak menegakkan aturan agar Munaslub berjalan bersih dan tidak ada politik uang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini