TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Demi mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan global perluĀ metode pengajaran yang disebut 3 in 1 PAS yakni Academic Personal Approach Solutions, Behavior Personal Approach Solution, Life Skill Personal Approach Solution.
Pendiri Yayasan Laena International College (YLIC), IrĀ HM Idris Laena mengatakan, saat ini dari dari jumlah penduduk penduduk lebih dari 250 juta jiwa ternyata 50 persen diantaranya adalah anak usia sekolah.
"Tentunya mereka ini perlu didorong untuk menjadi generasi penerus yang mampu menempatkan Indonesia memiliki daya saing tinggi di kancah global," katanya Idris di Jakarta, Jumat (1/6/2016).
Dikatakannya, praktek sekolah dengan pendekatan 3 in 1 PAS menjadi salah satu cara untuk mencapai harapan itu.
Untuk mewujudkannya, YLIC mendirikan sekolah bertaraf internasional Alexandria Islamic School yang memfasilitasinya dengan sarana dan prasarana yang memadai dan modern.
Menunjang kegiatan akademik semua kelas memiliki fasilitas penunjang yang lengkap seperti Mini Library yang terletak di depan kelas serta Mini Library yang terletak di belakang kelas untuk kegiatan praktik ringan mata pelajaran Matematika dan Ilmu Alam (MIA).
Sekolah yang beralamat di Jl. Pengasinan Raya, Bekasi Timur ini memiliki delapan laboratorium utama modern yang dilengkapi denga fasiltas teknologi canggih.
Kedelapan laboratorium tersebut adalah laboratorium musik modern dan tradisional, laboratorium bahasa, laboratorium IPA, dan beberapa laboratorium lainnya dan bahasa pengantar yang digunakan ahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
"Penggunakan bahasa internasional ini siswa secara tidak langsung dilatih untuk belajar dalam suasana pergaulan internasional," katanya.
Baca tanpa iklan