News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polemik Menteri Jokowi

Fahri Hamzah Minta Jokowi 'Clear'kan Persoalan Archandra

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar saat pengumuman perombakan kabinet atau reshuffle jilid 2 di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/2016). Arcandra Tahar menggantikan Sudirman Said.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta agar Presiden Joko Widodo menyampaikan secara gamblang terkait persoalan kewarganegaraan yang membelit Menteri ESDM Archandra Tahar.

"Oleh sebab itu pak Jokowi harus meng-clear-kan soal ini," ujar Fahri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan, jika tidak diselesaikan, maka akan menjadi preseden buruk bagi Pemerintah yang tidak melaluui prosedur yang benar untuk menyeleksi menteri.

"Jika tidak diclearkan akan menjadi sebuah preseden bahwa pengangkatan penting pejabat setingkat menteri tidak melalui prosedur sistem yang baik di lingkungan Istana BIN, setneg dan imigrasi itu tidak dilewati, kementerian luar negeri dan sebagainya. Harusnya itu dilalui dulu, baru yang bersangkutan bisa terpilih," kata Fahri.

Menurut Fahri, Indonesia menganut kewarganegaraan tunggal. Keimigrasian Indonesia pun hanya memberikan permanent residence kepada warga negara asing yang memiliki keluarga di Indonesia.

"Artinya kalau Pak Archandra itu warga negara Amerika yang bisa diberikan oleh Indonesia kepada dia. Hanya status permanen residence. Tapi status permanen residence tidak bisa jadi menteri itu problemnya," ujar Fahri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini