News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Suap PK

Sopir Perantara Suap PN Jakpus Sebut Bosnya Sering Bertemu Politikus

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Doddy Aryanto Supeno, terdakwa kasus dugaan suap terhadap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution, disebut sering menemui sejumlah pejabat negara atas perintah mantan Presiden Komisaris Lippo Group, Eddy Sindoro.

Hal itu terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fitroh Rohcahyando membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Darmadji, sopir Doddy.

Jaksa Fitroh membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Darmadji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/8/2016).

Sejumlah pejabat negara yang ditemui Doddy adalah, mantan Menteri Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB), Yuddy Chrisnandi hingga Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid.

Menurut Darmadji, Doddy merupakan orang kepercayaan Eddy Sindoro.

Saat ini, Eddy Sindoro dalam buruan KPK lantaran tengah berada di luar negeri.

"Ya saya mengenal saudara DAS (Doddy) sebagai majikan kerja sebagai asisten Eddy Sindoro petinggi di Lippo, Doddy merupakan orang kepercayaan Eddy Sindoro," kata Jaksa Fitroh.

Tak hanya itu, Doddy juga disebut Darmadji dalam pengakuannya saat diperiksa penyidik KPK sering mengantar tas yang berisi uang dari orang-orang operasional di Menara Lippo kepada Nurhadi, mantan Sekretaris MA di rumahnya di Hang Lekir, Jakarta Selatan.

"Saya sering mengantarkan Doddy Aryanto Supeno kertas dan tas berisi uang dari orang-orang operasional di menara Lippo kepada Nurhadi di Hang Lekir dan Lukas," ujar Jaksa Fitroh.

Namun, saat dikonfirmasi Jaksa KPK mengenai pengakuan sopirnya itu, Doddy membantahnya. Doddy hanya membenarkan dirinya bekerja untuk Eddy Sindoro dan tak selalu diperintahkan untuk menemui sejumlah pejabat negara.

"Iya betul tapi itu enggak selalu, kadang-kadang iya," kata Doddy.

Doddy didakwa memberikan suap sebesar Rp150 juta kepada Edy Nasution.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini