Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dubes Kerajaan Yordania, Walid Abdel Rahman Jaffal Al Hadid mendoakan Indonesia jelang aksi lanjutan pada 2 Desember 2016 nanti atau aksi 212.
"Saya mendoakan supaya negeri ini aman, tidak terjadi kerusuhan karena negeri ini negeri besar. Negeri yang umat Islamnya paling banyak. Mudah-mudahan semuanya bisa mendapatkan kedamaian, amin," ucap Dubes Yordania usai menerima kunjungan dari Wakapolri Komjen Syafruddin, Senin (28/11/2016) di Kedutaan Besar Yordania, Jalan Sriwijaya No 43, Jakarta Selatan.
Terkait kunjungan Wakapolri, Dubes Yordania mengatakan hubungan antara Indonesia dengan Yordania bukanlah hubungan baru. Melainkan hubungan yang sudah berjalan lama terkait keagamaan hingga sejarah.
"Kunjungan Pak Syafruddin (Wakapolri) adalah kunjungan luar biasa karena hubungan Yordania dengan Indonesia bukan hubungan baru," terangnya.
Dubes Yordania menambahkan dalam pertemuan itu, dia bersama Syafruddin membicarakan soal keamanan antara dua negara yang akan diperdalam untuk mendapatkan hubungan yang lebih baik lagi.
"Yordania siap mengundang Indonesia dan Bapak Syafruddin ke Yordania untuk meningkatkan kerjasama teknis dalam keamanan," imbuhnya.
Terkait beragam aksi teror yang mengatasnamakan Islam, Dubes Yordania menegaskan Islam bukanlah agama yang menebarkan teror. Islam adalah agama kedamaian dan seluruhnya sepakat memerangi teror.
Baca tanpa iklan