News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Jokowi Minta TNI-Polri Jadi Mata dan Telinga Negara

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dalam arahannya di depan ribuan prajurit TNI dan Polri di Solo, Jawa Tengah, mengingatkan ancaman berupa fitnah dan berita bohong yang bisa membahayakan keutuhan NKRI.

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi meminta anggota TNI dan polisi menjadi mata dan telinga negara untuk mengantisipasi berbagai ancaman.

Pesan presiden disampaikan di depan ribuan prajurit TNI-Polri di Solo, Jawa Tengah.

Dari semua, yang hadir terbanyak adalah personel Bintara Pembina Desa atau Babinsa, serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas.

Turut bersama presiden dalam acara ini adalah kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, serta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Menurut presiden, ancaman keamanan negara kini sudah berubah, tidak lagi berwujud ancaman fisik seperti perang. Tapi, sudah menjadi ancaman yang lebih kecil namun masif, seperti penyebaran berita bohong dan fitnah.

>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini