News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Jokowi Kumpulkan 4 Jenderal dan Sejumlah Ulama Jelang Pencoblosan Pilkada DKI

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua hari jelang pencoblosan di Pilkada DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah ulama di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/4/2017).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali mengundang sejumlah ulama di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Pertemuan digelar dua hari menjelang hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta Rabu 19 April 20176 lusa.

Pertemuan sejumlah ulama sore ini dilakukan setelah Jokowi melakukan pertemuan dengan empat jenderal, sekira pukul 16.00 WIB.

Empat jenderal dimaksud adalah Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Baca: Jokowi-JK Ajak Empat Jenderal Berbincang di Beranda Istana Jelang Putaran Kedua

Baca: Pastikan Keamanan Saat Pencoblosan, Jokowi Ingatkan Jangan ada Intimidasi

Pantauan Tribunnews.com, Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang itu didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menko Polhukam Wiranto dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.

Sementara, sejumlah ulama yang hadir diantaranya K.H. Ma’ruf Amin, Yusuf Mansur, Arifin Ilham dan lainnya.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh cendekiawan Mahfud MD, Jimly Asshidiqqie, Hamdan Zoelfa dan tokoh muda Muhammadiyah Dahnil Anhar Simanjuntak.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Lukman Hakim menyampaikan bahwa Presiden Jokowi meminta saran mengenai kehidupan keagamaan di Indonesia.

“Bapak Presiden akan menyampaikan beberapa hal nantinya terkait sejumlah isu yang tentu memerlukan sumbangsih pemikiran dari bapak ibu sekalian terkait dengan upaya kita bersama untuk meningkatkan kehidupan keagamaan di tanah air sekaligus juga kehidupan keumatan di tanah air ini,” kata Lukman Hakim.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini