News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

KPK Tidak Sabar Buka Rekaman Pemeriksaan Miryam di Persidangan

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan anggota DPR Miryam S Haryani tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, Selasa (11/7/2017). Miryam S Haryani diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Naru terkait kasus dugaan merintangi penyidikan dan memberikan keterangan tidak benar pada kasus korupsi penerapan KTP elektronik. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baik Miryam S Haryani maupun jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih menunggu kapan jadwal sidang perdana Miryam di pengadilan Tipikor atas kasus memberikan keterangan palsu di sidang korupsi e-KTP.

Dalam persidangan nanti, pihak KPK dipastikan akan memutar rekaman pemeriksaan Miryam untuk membongkar siapa sebenarnya pihak yang menekan Miryam hingga Miryam mencabut seluruh BAP saat bersaksi di pengadilan Tipikor.

"Justru itu (rekaman) yang akan didahuluhan. ‎Tolong supaya rakyat melihat saat diperdengarkan di pengadilan. Mari dengarkan bersama apakah KPK bohong atau tidak," tutur Ketua KPK, Agus Rahardjo, Rabu (12/7/2017).

Terpisah saat dikonfirmasi ke Miryam soal KPK akan buka rekaman di persidangan, Miryam yang juga mantan Bendahara Umum Partai Hanura itu mempersilahkannya. Menurutnya itu bagus agar publik tahu siapa yang berbohong.

"Silahkan dibuka (rekaman itu). Bagus itu, supaya tahu masyarakat itu kalau makan duren, lalu saya pusing, itu tertenkan atau enggak," kata Miryam usai menjalani pemeriksaan bagi tersangka Markus Nari di KPK, Selasa (10/7/2017) kemarin.

Diketahui setelah dikonfrontasi dengan penyidik Novel Baswedan di persidangan, ‎Miryam konsisten menyebut KPK lah yang menekan dirinya. Bukan kolega di DPR RI ataupun pihak lainnya.

Sementara itu, KPK juga menetapkan status tersangka pada Markus Nari atas dugaan menghalangi atau merintangi penyidikan korupsi e-KTP.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini