News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bima Arya Ingatkan Semua Pihak Menahan Diri Terkait Kasus Victor Laiskodat

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Bogor Bima Arya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wali Kota Bogor, Bima Arya menghadiri peluncuran The Yudhoyono Institute, di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

Bima yang mengenakan kemeja batik berwarna biru mengingatkan pada semua orang, terutama pejabat dan politisi untuk selalu menahan diri.

Hal ini terkait dengan pidato dari politisi Partai Nasdem, Viktor Laiskodat beberapa waktu lalu.

"Ya menurut saya dalam situasi seperti ini semua harusnya menahan diri lah," ujarnya ketika dikonfirmasi mengenai masalah tersebut.

Bima mengingatkan untuk sekiranya tidak menyampaikan kata-kata yang bisa menimbulkan tafsiran, dan akhirnya bisa mengoyak kebersamaan bangsa Indonesia.

"Intinya begitu kalau menurut pendapat saya. Semuanya, pokoknya semuanya menahan diri saja. Hati-hati, jangan terpancing," pungkas Bima seraya meninggalkan lokasi.

Diberitakan, video pidato politisi partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat sempat viral di media sosial.

Dalam video, Viktor berbicara di sebuah mimbar, dan menyebut empat partai yakni Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Demokrat sebagai partai politik yang mendukung negara khilafah dan mengancam keutuhan NKRI.

Hal ini berkaitan dengan sikap keempat partai yang tidak mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

Akibatnya, Viktor dilaporkan melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2), Pasal 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini