News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

34 Ton Bantuan Kloter Pertama Dikirim untuk Pengungsi di Rakhine State

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo didampingi Menko PMK Puan Maharani, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto memantau prajurit TNI Angkatan Udara memasukkan bantuan kemanusiaan Rohingya untuk ke dalam pesawat di Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9/2017). Sebanyak 34 ton bantuan berupa beras, bahan siap saji, tenda, dan selimut dikirimkan lewat empat pesawat Hercules ke Bangladesh untuk pengungsi Rohingya. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menungkapkan bahwa total bantuan yang dikirim untuk korban kemanusiaan di Rakhine State seberat 34 ton.

"Jadi total tahap pertama adalah 34 ton," ujar Retno di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (13/9/2017).

Bantuan kemanusiaan tersebut tidak dikirim menggunakan kontainer, melainkan menggunakan pesawat Hercules sebanyak empat unit.

Adapun dua pesawat Hercules masing-masing membawa bantuan seberat 10 ton, sementara dua unit lainnya masing-masing membawa tujuh ton.

Untuk bantuan yang dikirimkan, Retno menjelaskan pihaknya telah melakukan pendataan apa saja yang dibutuhkan oleh para pengungsi saat ini.

"Kemarin saya melakukan komunikasi dua kali dengan Pemerintah Myanmar mengenai list yang diperlukan dan begitu kita menerima list tersebut maka kita akan segera kirim," ucap Retno.

Baca: Komisi III DPR: Kewenangan Penuntutan Dikembalikan ke Jaksa Agung Inisiatif DPR

Diketahui, bantuan yang dikirim pagi ini berupa beras, perlengkapan kebersihan seperti tangki air, tenda, pakaian, serta makanan siap saji.

Retno menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan akan bervariasi dan belum diketahui sampai kloter berapa bantuan akan dikirim.

"Sekali lagi, (bantuan) akan sangat tergantung assesment di lapangan," tutur Retno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini