News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilkada Serentak

Calon Wakil Djarot, Sihar Sitorus Sambangi Rumah Megawati

Penulis: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bakal calon wakil Gubernur Sumatera Utara dari DPD PDI Perjuangan Sihar Sitorus menyambangi kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018) malam.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bakal calon wakil gubernur Sumatera Utara dari DPD PDI Perjuangan, Sihar Sitorus menyambangi kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018) malam.

Sekitat satu jam Sihar berada di rumah pribadi Megawati. Begitu keluar Sihar yang dipasangkan dengan Djarot Saiful Hidayat ini irit bicara.

Baca: Bali United Berencana Jajal Kekuatan PSIS Semarang

"Sekarang ini no comment dulu mas," Kata Sihar kepada wartawan sambil masuk ke mobilnya.

Sementara saat ditanya soal masih belum ada kesepakatan dengan PPP, Sihar juga ogah menjelaskan. Menurutnya semua dalam proses.

"Kita masih harus bersabar dulu. Masih progressing. (Persentasinya berapa) saya belum tahu. Tapi progessing," kata Sihar.

Sebelumnya, Sihar keluar terlihat juga politisi senior PPP Suharso Monoarfa dan Ketua Umum PPP Romahurmuzy alias Romi. Keduanya menumpang satu mobil.

Usai seluruh tamu keluar, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, mengatakan kehadiran Suharso dan Romi, dalam rangka menyampaikan terima kasih atas koalisi yang terjadi di pilkada Jawa Tengah.

"Pertemuan itu menyiapkan terima kasih dalam kerja sama dengan baik antara PDIP dan PPP sudah dilaksanakan di Jateng. Tapi terkait Sumut masih memerlukan proses. Difinalisasi, tapi saat ini belum menerima hasil tersebut," kata Hasto.

Baca: Mitra Kukar Siap Turunkan Fernando Rodriguez Kontra JDT II

Namun dirinya merasa yakin dan percaya, bahwa ada kesepahaman antara PPP. Dilihat dari jarak ulang tahun yang dekat dan kantornya yang bersebelahan.

"Sumut masih memerlukan tahapan lebih lanjut. Sama kita masih punya waktu politik dan berkeyakinan. Kalau sudah saling memahami dan bekerja sama itu adalah monumen terpenting," kata Hasto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini