News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Nigeria

Cross The Limit Siap Kirim Dokter ke Nigeria

Penulis: FX Ismanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dengan membawa spanduk dan poster, puluhan aktivis yang tergabung dalam Garda Suci Merah Putih dan Cross The Limit datangi Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta, Selasa (23/1/2018). Mereka menuntut dibebaskannya pemimpin Islamic Movement Nigeria, Maulana Sayyed Ibrahim Zakzaki dan istrinya Mallama Ziinat.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Garda Suci Merah Putih dan Cross The Limit datangi Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta, Selasa (23/1/2018). Mereka menuntut dibebaskannya pemimpin Islamic Movement Nigeria, Maulana Sayyed Ibrahim Zakzaki dan istrinya Mallama Ziinat.

Cross The Limit datangi Kedutaan Besar Nigeria. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Mujtahid Hashem yang mewakili Garda Suci Merah Putih, yang dihadapan Hakeem Balogun, Dubes Federal Nigeria, tak kuasa menahan tangis atas tragedi di Nigeria, lalu mengatakan, "Kami manusia, Anda juga manusia dan mereka juga manusia, dan kita semua manusia punya hak yang sama, tapi kenapa pemerintah Anda tega membunuh mereka, kenapa pemerintah Anda tega membunuh rakyatnya sendiri?" Kelu Mujtahid ini mengacu tragedi Zaria 2015 yang menewaskan tak kurang 1000 orang pengikut Zakzaki oleh militer Nigeria.

Para aktivis ini juga menyampaikan surat dari Cross The Limit kepada President Nigeria yang meminta dibebaskannya Syeikh Zakzaki dan Istrinnya, karena sampai saat ini masih di tahan militer meskipun pengadilan tinggi Nigeria telas memerintahkan militer untuk melepaskannya.

Cross The Limit datangi Kedutaan Besar Nigeria. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Dalam suratnya yang ditanda tangani komisionernya dr. Zahra Abdillah, Cross The Limit meminta pemerintah Nigeria mengizinkan Sayyed Zakzaki dan Istrinya dirawat di Indonesia. "Hak semua orang untuk mendapatkan perawatan dan memilih kemana ke negara mana untuk mendapatkan perawatan medis adalah hak-hak dasar yang dimiki oleh semua orang tak terkecuali dimiliki oleh Ibrahim Zakzaki dan Istrinya. Apalagi Sayyed Zakzaki tidak memunyai masalah hukum di Nigeria dan beliau justru adalah korban penganiyaan oleh militer Nigeria, " jelas dr. Zahra.

Sampai hari ini muslimin di puluhan kota di Nigeria, terus melakukan aksi protes menuntut dibebaskannya Sayyed Maulana Ibrahim Zakzaki, meskipun dalam minggu Militer Nigeria kembali lagi menembaki para demosntran yang memakan Korban jiwa kembali.

Cross The Limit datangi Kedutaan Besar Nigeria. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

dr. Agustian memberi kabar, dalam pertemuan dengan Dubes Nigeria juga disampaikan keinginan para aktivis untuk mengirim dokter ke Nigeria melihat dari dekat kondisi Maulana Sayyed Zakzaki.

Dalam pertemuan dengan Dubes Nigeria di Jakarta, Dubes berjanji terbuka dan berjanji membantu memfasilitasi keinginan para aktvis Indonesia untuk menjenguk Shaikh Zakzaki di Nigeria.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini