News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perempuan yang Punya Ekonomi Mandiri Bisa Terhidar Jadi korban Kekerasan Keluarga

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Ekonomi Kementerian PPPA, Eko Novi Ariyanti (tengah)

Laporan wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perempuan yang mandiri secara ekonomi diyakini memiliki daya tangkal terhadap ancaman kekerasan di dalam keluarga.

Hal ini diyakini ‎Fitria Villa Sahara dari Perempuan Kepala Keluarga (Pekka), yayasan yang berfokus pada pendampingan kepala keluarga perempuan.

Villa menjelaskan meski tidak linier, dia meyakini sedikit banyak dapat meminimalisir ancaman kekerasan terhadap perempuan.

Baca: Kementerian PPPA Bantu Tingkatkan Penghasilan Kepala Keluarga Perempuan di 21 Kabupaten Kota

Baca: Soal Jenderal Polisi Jadi Pj Gubernur, Politikus PKB: Jangan Dorong TNI dan Polri Masuk Politik

"‎Ketika perempuan dalam keluarga mandiri secara ekonomi, misalnya, memiliki penghasilan dari usahanya, maka dia memiliki pengaruh cukup kuat dalam pengambilan keputusan."

"Perlu ada penguatan yang membuat perempuan kuat secara ekonomi dan kuat dalam pengambilan keputusan," kata Villa dalam diskusi bertajuk Ketahanan Ekonomi Perempuan di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Baca: Politikus Golkar: Penjabat Gubernur Bukan Jaga Keamanan, Tapi Jalankan Tugas Pemerintahan

Baca: Pembentukan Armada Ketiga Dinilai Bisa Hemat Biaya Operasional TNI AL

Dalam kesempatan yang sama, Eko Novi Ariyanti, Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Ekonomi, Kementerian PP dan PA juga mengamini, kemandirian perempuan secara ekonomi juga dapat mencegah kekerasan.

Dia mencontohkan ketika para perempuan mandiri, mereka bisa bersama-sama mengontrol perekonomian keluarganya sehingga tidak terlalu membebani salah satu pihak.

"Salah satu cara untuk meningkatkan hal itu dengan penguatan industri rumahan. Sebab dalam industri ini perempuan cukup banyak terlibat. Jadi ekonomi adalah salah satu pintu masuk untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini