News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2019

AHY: Demokrat Perlu Berkoalisi Hadapi Pemilu 2019

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memberikan pidato politiknya dalam penutupan Rapimnas Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018). Pidato politik Agus Harimurti Yudhoyono tersebut bertemakan 'Demokrat Siap'. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Partai Demokrat menyatakan tidak bisa berjalan sendiri untuk memenangkan Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat orasi kebangsaan penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3).

Baca: Jaksa Hadirkan 11 Saksi pada Sidang Lanjutan Bos First Travel

AHY menegaskan jika partainya perlu berkoalisi dengan partai lainnya.

"Saya menyadari partai kita tidak bisa berjalan sendiri, kita perlu bekerjasama dengan partai lainnya, berkoalisi agar pikiran dan perjuangan kita bisa menjadi manfaat besar untuk kebaikan bangsa dan negara," ujar AHY di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018).

Meski menegaskan akan berkoalisi, ia menjelaskan kriteria koalisi yang ingin dilakukan oleh Partai Demokrat.

Koalisi, menurut AHY, harus dilakukan dengan itikad baik, dimana dilakukan bukan untuk memupuk kekuasaan.

Namun, bagi putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, koalisi harus didedikasikan untuk kepentingan rakyat Indonesia.

"Koalisi sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat bapak SBY dalam pembukaan rapimnas ini haruslah dilandasi good will atau itikad yang baik," ujar AHY.

"Sumbangan dan pikiran kita Partai Demokrat dalam koalisi bukan untuk menumpuk kekuasaan atau sekedar bagi-bagi kekuasaan, tapi benar-benar didedikasikan untuk kepentingan rakyat yang kita cintai," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini