News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korupsi KTP Elektronik

Pengacara Achmad Rudyansah Dihadirkan di Sidang Dokter Bimanesh

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa kasus dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi KTP elektronik, dokter Bimanesh Sutarjo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/3/2018). Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau tersebut didakwa menghalangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka Setya Novanto. Warta Kota/Henry Lopulalan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pengacara dari kantor hukum Yunadi & Associated, Achmad Rudyansyah dihadirkan menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/4/2018).

Dia akan bersaksi bagi terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo di kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP pada Setya Novanto.

Jaksa KPK Moch Takdir Suhan‎ mengatakan selain menghadirkan Achmad Rudyansah, pihaknya juga menghadirkan saksi lain dari pegawai di RS Medika Permata Hijau.

Baca: Permadi Ramalkan Setya Novanto Bakal Selamat

Mereka di antaranya dokter Francia Anggreni, supervisor keperawatan Indri Astuti, perawat Nurul Rahmah Nuari, serta dua orang petugas keamanan Abdul Aziz dan Mansur.

"Ada enam saksi dalam sidang, Achmad Rudyansyah, Francia Anggreni, Indri Astuti, Nurul Rahmah Nuari, Abdul Aziz dan Mansur," kata Moch Takdir Suhan.

Dalam kasus ini, penyidik KPK menetapkan dua tersangka yang kini sudah sama-sama menjadi terdakwa dan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Mereka yakni dokter di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh dan mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi.

Meski terseret di kasus yang sama, sidang keduanya dilakukan terpisah. Mereka didakwa bersekongkol merekayasa data medis Setya Novanto agar terhindar dari proses penyidikan KPK.

Dalam surat dakwaan dokter Bimanesh, Achmad yang merupakan staf Fredrich Yunadi diminta menghubungi dokter Alia agar melakukan pengecekan kamar VIP yang sudah dipesan sebelumnya untuk mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Achmad ditemani dokter Alia kemudian melakukan pengecekan kamar VIP 323 yang telah dipesan tersebut, sekitar pukul 17.45 WIB, pada 16 November 2017 lalu. Kamar tersebut disiapkan untuk merawat Setya Novanto yang menghindari pemeriksaan penyidik KPK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini