News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyidik KPK Diteror

Novel Baswedan Berharap Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasinya Bulan Ini

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, berharap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, mengumumkan hasil investigasi kasus penyerangan terhadapnya pada bulan Mei ini.

Komnas HAM membentuk Tim Pemantau Kasus Novel pada Februari 2018.

Novel berharap, Komnas HAM bisa segera menyampaikan hasil investigasinya.

Baca: Deisti: Infus Setya Novanto Nancep

"Dan mestinya tiga bulan. Semoga dalam bulan ini, atau bulan depan, Komnas HAM sudah bisa menyelesaikan hasil investigasinya," ucap Novel di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Sebelumnya, Komnas HAM berdasarkan hasil rapat paripurna nomor 02/SP/II/2018 tanggal 6-7 Februari 2018 membentuk tim pemantauan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK.

Baca: Novel Baswedan: Saya Belum Aktif di KPK Karena Belum Bisa Membaca

Tim tersebut terdiri dari tujuh orang yang diketuai Sandrayati Moniaga (Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM), Ketua Komnas HAM A Taufan Damanik, Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM M Choirul Anam serta tokoh masyarakat seperti Romo Magnis Suseno, Allissa Wahid (Aktivis bidang sosial dan keagamaan), Bivitri Susanti (ahli hukum), dan Prof Abdul Munir Mulkhan.

Menurut Sandrayati Moniaga tim ini dibentuk untuk mempercepat pengungkapan kasus penyerangan kepada Novel Baswedan yang berlarut-larut belum terungkap.

Baca: Megawati Singgung Politisasi Kasus Di Depan Kader PDIP

"Seperti biasa kami akan mengumpulkan dokumen, mempelajari hasil yang didapatkan tim yang pernah dibentuk tahun 2017 silam, mendengarkan pihak terkait baik Novel Baswedan sendiri, saksi, polisi maupun sumber lain. Hasilnya kami akan bentuk laporan dan rekomendasi kepada pihak-pihak terkait,” ucap Sandrayati saat konferensi pers di Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini