TRIBUNNEWS.COM - Satu wanita yang ditangkap karena diduga akan melakukan penusukan anggota Mako Brimob pekan lalu mengungkapkan kisah hidupnya.
Ia adalah Dita Siska Millenia, wanita 18 tahun yang nekat datangi Mako Brimob bersama rekannya, Siska Amelia.
Dilansir dari akun Instagram @makassar_iinfo, Dita memaparkan perihal paham radikalisme ISIS yang diketahuinya.
Ia menjelaskan pemahaman radikalnya ia dapatkan secara otodidak yakni melalui berbagai sumber di WhatsApp dan channel Telegram.
Dita juga mengatakan Channel telegram yang digunakannya untuk mempelajarai hal tersebut bernama Turn Back Crime.