News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kemendes PDTT Berharap Pasar Waru Jadi Contoh Pasar Kawasan Di Demak

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengunjungi Pasar Kawasan Perdesaan di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengunjungi Pasar Kawasan Perdesaan di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018).

Kunjungan rombongan Kemendes PDTT ini merupakan rangakain kegiatan Jelajah Desa Ramadhan 2018.

Dalam kesempatan itu, Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Kawasan Perdesaan itu.

Baca: Jusuf Kalla Sebut Perbedaan Partai Agama dan Partai Nasional Mengecil

Turut didampingi Kepala Desa Waru Arifin dan Ketua Bumdes Diah, Harlina tampak berdialog dengan para pedagang di pasar tersebut.

Dia berkeliling kepasar yang memiliki 24 lapak dan 8 ruko tersebut.

Harlina juga sempat berbincang terkait perekonomian pedesaan Waru setelah Kemendes PDTT membangun pasar perdesaan itu.

Usai berkeliling, Harlina menyampaikan bahwa masyarakat di Desa Waru sangat terbantu dengan adanya Pasar tersebut.

Baca: Gereja Katedral Bersama Komunitas Kerja Bakti Demi Negeri Gelar Acara Buka Puasa Bersama

Pasalnya, pasar perdesaan itu mampu menggerakan perekonomian masyarakat dari hasil pertanian mereka.

"Kita bertemu dengan para pedagang menyamapaikan juga harapan yang lebih besar dan bahkan nanti pasar ini akan diperluas sehingga dapat menampung pedagang yang lebih banyak," kata Harlina.

Dia juga mengatakan, pasar perdesaan ini diharapkan bisa menjadi salah satu contoh penggerak ekonomi khususnya di kawasan Kabupaten Demak.

Baca: Myanmar dan PBB Sepakat Kembalikan Ratusan Ribu Etnis Rohingya Ke Rakhine

Harlina menyampaikan, keberhasilan pasar perdesaan itu tentunya dibantu dengan adanya pendampingan dan pengelolaan Bumdes.

Berdasarkan laporan Ketua Bumdes di Desa Waru, pasar Perdesaan itu telah menghasilkan pemasukan sebesar Rp 142 juta per 4 bulan.

"Pasar-pasar ini, kita bisa replikasi mungkin kita bisa sampaikan diluar kawasan Jawa yang punya potensi pengembangan pasarnya. Sehingga nanti bisa berkembang masyarakatnya dapat kembali sejahtera," kata Harlina.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini