Soal Bule Marah Dengar Shalawat, Polri Imbau Masyarakat Sabar
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengimbau masyarakat untuk lebih bersabar di bulan puasa ini terhadap semua kejadian, termasuk insiden warga negara asing yang marah-marah akibat mendengar Shalawat di mushola, dekat rumahnya di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan masyarakat dimohon tak tersulut amarahnya akibat kejadian tersebut.
Baca: Dikira Lagi Karaoke Bule Ini Marah Dengar Shalawat, Ancam Rusak Mushola Begini Nasibnya Sekarang
"Saya mengimbau bagi seluruh masyarakat, ini apalagi bulan puasa ya kita lebih sabar lagi, sabar ini ujian, sabar," ujar Setyo, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (3/6/2018).
Ia meminta masyarakat mengambil sisi positif dari peristiwa itu, dan tetap tenang menyingkapinya.
Jenderal bintang dua ini mengatakan pihaknya belum melakukan penyelidikan lanjut terkait insiden itu.
Sehingga, Setyo mengaku dirinya belum mengetahui apa penyebab bule tersebut hingga marah.
"Kita jangan terlalu emosi, kita lihat positifnya saja," kata mantan Wakabaintelkam Polri itu.
"Tapi nanti kita lihat konteks permasalahannya seperti apa," tandasnya.
Sebelumnya, aksi seorang bule marah-marah di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor viral di media sosial.
Baca: Polri Akan Tindak Tegas Semua Pelaku Vandalisme Meski Masih di Bawah Umur
Bule itu marah lantaran mendengar Shalawat yang disebutnya sebagai 'karaoke' setiap hari melalui pengeras suara di mushola.
Dalam video yang beredar di media sosial, bule tersebut mengenakan celana pendek selutut dan kaos tanpa lengan. Pria bule tersebut nampak mendatangi rumah seorang warga dan komplain soal 'karaoke'.