News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Sandiaga Sebut Banyak yang Berharap Prabowo-Anies Berpasangan pada Pilpres

Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Uno

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, mengakui nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan banyak digadang menjadi pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Sandiaga mengatakan, calon koalisi Partai Gerindra juga sudah ingin mengerucutkan nama-nama calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019.

Baca: Rilis Video Klip Terbarunya, Rizky Febian Menulis Tentang Perpisahan

"Banyak harapan yang dijatuhkan ke nama-nama tadi, (yaitu) Pak Anies dan Pak Prabowo. Menyebut juga ada keinginan mitra koalisi untuk (segera) mengerucutkan," kata Sandiaga yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (2/7/2018) malam.

Namun belum ada keputusan akhir mengenai hal itu. Sandiaga mengatakan, masih ada waktu sekitar 30 hari untuk memutuskan hal tersebut.

Partai Gerindra akan menggunakan waktu itu untuk benar-benar memilih yang terbaik. Di samping masalah calon yang diusung, Sandiaga ingin menggarisbawahi tentang isu yang akan diangkat Prabowo pada Pilpres 2019, yaitu ekonomi.

Menurut dia, hal itu sudah tepat demi perbaikan ke depan. "Yang ingin saya garis bawahi, karena saya turun juga di pilkada dan pembicaraan antarmitra koalisi, isu ekonomi ini tepat sekali yang diangkat Pak Prabowo sebagai keinginan kita mempercepat pembangunan," ujar Sandiaga.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandiaga: Banyak Harapan Prabowo-Anies Berpasangan pada Pilpres 2019", https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/03/06153601/sandiaga-banyak-harapan-prabowo-anies-berpasangan-pada-pilpres-2019.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini