News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Jokowi Minta Lulusan IPDN ‎Menjaga Integritas

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi.TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN --- LEMPAR TOPI - Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XIX tahun 2012 serentak melempar topi ke udara seusai dikukuhkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono di Lapangan Parade Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (6/9). Sebanyak 985 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XIX tahun 2012 tersebut terdiri dari 825 Pamong Praja Muda yang lulus di tinggkat Diploma IV dan 160 Pamong Praja Muda tingkat Strata 1.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Presiden Joko Widodo meminta para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menomor satukan integritas dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayanan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jokowi‎ saat melantik 1.456 calon Pamong Praja Muda angkatan XXV lulusan tahun 2018 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jumat (27/7/2018).

"Lulusan IPDN inikan nanti ditempatkan di tempat-tempat yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat, namanya integritas itu nomor satu dan itu harus selalu diingat," kata Jokowi.

Jokowi juga berharap, para lulusan IPDN yang nantinya terjun ke masyarakat, dapat melakukan percepatan pelayanan dalam merespon setiap pengaduan dari masyarakat.

"Perubahan jaman yang sekarang ini kita hadapi, yang muda-muda harus lebih responsive, harus lebih cepat, lebih tanggap terhadap keinginan yang ada di masyarakat," papar Jokowi.

‎Selain itu, banyaknya kepala daerah maupun pegawai negeri sipil yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jokowi meminta seluruh bupati, walikota, gubernur dan seluruh aparatur sipil negara (ASN), agar tidak bermain-main dengan anggaran ditempat mereka bekerja.

"Dan kita tahu, KPK selalu bertindak profesional sesuai dengan kewenangan itu, harus kita hargai," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini